
bisnis.com
14 Februari 2017
Oleh: Renat Sofie Andriani
Bisnis.com, JAKARTA – Laju harga minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) terus terkoreksi pada perdagangan pagi ini, Selasa (14/2/2017).
Kontrak berjangka CPO untuk April 2017, kontrak teraktif di Bursa Malaysia, hari ini dibuka dengan pelemahan 0,53% atau 16 poin di posisi 3.020 ringgit per ton.
Pergerakannya kemudian turun 0,43% atau 13 poin ke level 3.023 ringgit per ton pada pukul 10.00 WIB.
Adapun pada perdagangan Senin (13/2), harga CPO ditutup melemah tajam 1,14% atau 35 poin ke posisi 3.036, di tengah laporan terbatasnya produksi dan suplai yang membingungkan.
“Pedagang mengantisipasi penurunan produksi minyak sawit Malaysia pada Februari, meskipun para penggiling dari wilayah semenanjung selatan negara tersebut membukukan kenaikan sebesar 18,6% m-o-m sepanjang 10 hari pertama Februari,” ujar Paramalingam Supramaniam, Direktur perusahaan broker Pelindung Bestari.
Namun begitu, tambahnya, ketersediaan minyak sawit mentah fisik juga terbatas sehingga menimbulkan kebingungan.
Di sisi lain, nilai tukar ringgit pagi ini terpantau melemah tipis 0,02% ke posisi 4,4493 per dolar AS pada pukul 10.15 WIB setelah dibuka dengan pelemahan 0,09% di level 4,4482.
Pergerakan Harga CPO Kontrak April 2017
|
Tanggal |
Level |
Perubahan |
|
14/2/2017 (Pk. 10.00 WIB) |
3.023 |
-0,43% |
|
13/2/2017 |
3.036 |
-1,14% |
|
10/2/2017 |
3.071 |
-0,87% |
|
9/2/2017 |
holiday |
- |
|
8/2/2017 |
3.098 |
+0,52% |
Sumber: Bloomberg
Sempat Disetop, Kasus penggelapan Minyak Sawit Siap Disidangkan
Kamis, 02 Maret 2017
Tidak Dihadiri Dirut, Dewan Batalkan Hearing dengan Eampat Perusahaan Sawit
Kamis, 02 Maret 2017